Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penting! 7 Informasi Seputar Bleaching Badan

info bleaching badan

Berbagai cara dilakukan oleh para wanita untuk mendapatkan kulit yang putih dan bersih, salah satunya adalah dengan bleaching badan. Cara memutihkan kulit dengan bleaching badan hasilnya memang bisa dirasakan dalam waktu yang singkat, namun treatment ini juga ternyata ada efek sampingnya.

Mempunyai kulit yang putih dan cerah adalah impian setiap wanita. Meskipun ada banyak cara untuk memutihkan kulit, tapi ternyata beberapa wanita memilih bleaching badan sebagai cara untuk menaikkan kecerahan atau memutihkan kulit.

Memangnya apa sih bleaching badan itu dan apa manfaat bleaching badan? Sebelum memutuskan untuk bleaching badan, sebaiknya Anda perhatikan ulasannya berikut ini.

Bleaching badan adalah salah satu cara untuk menjadikan kulit terlihat putih bersih dengan mengurangi produksi melanin pada kulit. Jika Anda belum tahu, melanin bisa mengubah warna kulit jadi lebih gelap. Hal ini dikarenakan secara alami, kulit mengeluarkan melanin untuk melindungi dari sinar UV matahari yang berbahaya.

Oleh karena itu, hal instan yang bisa Anda lakukan untuk memutihkan kulit adalah dengan bleaching badan. Namun pertanyaannya, apakah bleaching badan aman untuk kulit? Yuk kita bahas.



Informasi Seputar Bleaching Badan

  1. Memutihkan kulit dalam waktu singkat
    Bagi sebagian wanita, hal yang diinginkan adalah mempunyai kulit yang cerah dan terlihat putih. Apalagi, jika Anda selalu beraktivitas di luar ruangan dan terpapar sinar matahari yang menyebabkan kulit menjadi lebih gelap dari sebelumnya.

    Selain rutin melakukan perawatan kulit dengan produk khusus, Anda juga bisa melakukan bleaching badan karena dapat memutihkan kulit dalam waktu singkat. Hal ini dikarenakan bleaching badan dapat mengurangi pigmen berwarna gelap yang diproduksi sel melanin.

    Caranya adalah dengan menggunakan krim yang mempunyai kandungan seperti peroksida, amonia, hydroquinone, kojic acid, dan asam azelaic.

  2. Regenerasi sel kulit lama
    Hal yang akan langsung terlihat setelah melakukan proses bleaching badan adalah kulit yang terlihat putih bersinar. Bukan menjadi hal aneh pula karena dalam krim tersebut terdapat kandungan pencerah seperti AHA dan tretinoin.

    Kandungan ini selain mampu buat kulit jadi cerah tetapi juga berfungsi untuk proses pengelupasan kulit. Selain kulit yang menjadi putih, kandungan hydrogen peroxide pada krim bleaching juga akan membuat bulu pada kulit menjadi warna pirang atau transparan.

  3. Apakah bleaching badan aman?
    Kenyataannya, setiap kulit memiliki reaksi yang berbeda-beda pada bahan kimia. Proses bleaching badan pun harus Anda lakukan dengan pertimbangan yang matang dan akan lebih baik untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum melakukannya. Apalagi, jika Anda yang mempunyai jenis kulit sensitif.

    Bagi sebagian orang, proses bleaching badan bisa membuat kulit makin putih, kenyal, dan tidak kusam. Tapi reaksi produk bleaching badan bagi sebagian orang lainnya akan berbeda.

    Sebelum melakukannya, tidak ada salahnya untuk melakukan tes terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan mengoleskan krim di kulit belakang telinga dan lihat hasilnya dalam 24 jam.

    Apabila terjadi iritasi, kemerahan, dan gatal, urungkan kembali niat untuk melakukan proses bleaching badan. Jika kulit Anda tidak bermasalah dan ingin melakukan bleaching badan, maka hal yang harus diingat adalah jangan melakukan bleaching badan pada kulit lebih dari dua minggu sekali karena bisa merusak kesehatan kulit tubuh.

  4. Jangan lakukan bleaching badan terlalu sering
    Bleaching badan tidak hanya menghambat pembentukan melanin agar kulit jauh lebih putih. Akan tetapi, proses perawatan ini juga mengeksfoliasi kulit atau mengangkat sel-sel mati pada kulit. Jadi, jika Anda terus-menerus melakukan bleaching, maka kulit bisa menjadi semakin sensitif.

  5. Efek samping bleaching badan
    Bahan kimia yang terdapat pada produk bleaching badan bisa memiliki efek buruk bagi kulit. Efeknya yaitu menyebabkan iritasi seperti gatal-gatal. Jika produknya tidak cocok dengan kulit Anda, maka kulit akan mengalami alergi hingga bisa menyebabkan mata memerah. Efek panjangnya memakai bleaching badan pun bisa menyebabkan kerusakan hati, ginjal, hingga kanker.

    Pastikan Anda memahami efek samping dari bleaching badan sebelum memakainya. Lalu, sebaiknya perhatikan lagi saat melakukan proses bleaching agar krim tidak mengenai kuku. Hal ini untuk mengatasi agar kuku tidak menjadi kering dan terasa perih.

  6. Perawatan setelah bleaching badan
    Setelah proses bleaching badan, hal yang dianjurkan adalah tidak bepergian dan sebaiknya kulit tubuh tidak terpapar sinar matahari langsung. Hal ini dikarenakan kulit yang telah mengalami proses bleaching menjadi lebih sensitif dari biasanya.

    Namun, jika Anda terpaksa harus keluar rumah, jangan lupa untuk memakai sunscreen atau sunblock dengan SPF diatas 30. Selain itu, saat akan mandi dianjurkan pula untuk menggunakan sabun cair yang sesuai dengan jenis kulit.

  7. Kulit putih tanpa bleaching badan
    Kulit yang cantik itu bukan hanya yang berkulit putih saja. Kulit cantik adalah kulit yang dirawat dengan baik dan juga kulit yang sehat. Tapi, jika Anda memang ingin memutihkan kulit dan tidak mau melakukan proses bleaching badan sebenarnya banyak produk yang lebih aman yang bisa Anda coba.

    Misalnya dengan rajin melakukan eksfoliasi seperti menggunakan produk lulur atau scrub. Selain itu, saat harus beraktivitas keluar rumah, jangan lupa untuk melindungi kulit dengan menggunakan sunscreen atau sunblock yang cocok dengan jenis kulit.

Nah, itulah informasi seputar bleaching badan yang penting untuk Anda ketahui. Jadi, apakah Anda masih ingin mencoba bleaching badan? Jika iya, maka Anda harus mengetahui cara kerja bleaching badan dan cara menggunakan bleaching badan yang benar.

Cara Kerja Bleaching Badan

Melamin bisa merubah warna kulit menjadi lebih gelap. Sebenarnya, secara alami kulit menghasilkan melamin untuk melindungi dari dampak buruk sinar matahari. Hampir seluruh produk kecantikan yang sifatnya memutihkan, mengandung anti melamin agar kulit terjaga dari penggelapan.

Sebagian besar produk yang berfungsi untuk memutihkan kulit bekerja seperti pelindung matahari, mereka melindungi kulit dari bahaya sinar UV yang bisa membuat kulit menjadi pigmentasi atau gelap.

Satu-satunya bahan kimia yang diyakini bisa memutihkan dengan sangat baik adalah hydroquinone. Akan tetapi, penelitian menemukan bahwa bahan kimia ini sangat berbahaya. Diantara bahayanya adalah bisa merusak sel dan pemicu kanker kulit yang mematikan.

Teknik bleaching badan sudah digunakan turun temurun di berbagai negara. Formula bleaching badan membuat kulit lebih putih dan bisa membuat warna bulu menjadi transparan atau pirang.

Produk ini mengandung hydrogen peroxide, jadi sangat disarankan untuk tidak menyalahgunakan produk bleaching badan. Anjuran terbaik, penggunaan bleaching badan tidak boleh lebih dari dua minggu sekali untuk mencegah kerusakan kulit.

Cara Memakai Bleaching Badan yang Benar

Saat Anda memakai produk bleaching badan, sangat dianjurkan untuk mengikuti petunjuk sebaik mungkin. Petunjuk ini harus diikuti agar kulit Anda tidak terjadi masalah ringan seperti iritasi maupun serius seperti pigmentasi berlebih.

Berikut cara memakai bleaching badan yang benar.
  1. Lakukan Tes Kecil
    Lakukan test kecil terlebih dahulu sebelum Anda menggunakan produk bleaching apapun. Caranya, oleskan sedikit bleaching pada kulit belakang telinga dan diamkan selama 24 jam. Jika terjadi reaksi seperti iritasi, kemerahan, rasa gatal atau panas, berarti Anda tidak cocok memakai bleaching. Jangan memaksa memakainya untuk menghindari iritasi berlebihan.

  2. Baca dan Ikuti Intruksi
    Baca dan ikuti instruksi yang ada pada kemasan atau brosur di dalam kotak.

  3. Hindari Area Sensitif
    Jangan pernah memakai bleaching badan di area sensitif seperti mata, hidung dan daerah kewanitaan. Sebaiknya, jangan memakai produk ini pada bagian wajah agar Anda terhindar dari masalah kulit.

  4. Reaksi Bleaching
    Jika terasa gatal saat memakainya, berarti bleaching sedang bereaksi. Yang perlu Anda perhatikan adalah jika rasa gatal melebihi batas wajar atau bahkan diikuti warna kemerahan. Segera bersihkan bleaching dengan sabun tanpa waslap untuk menghindari iritasi semakin parah. Kemudian segera konsultasi dengan medis jika iritasi yang disebabkan semakin parah.

  5. Gunakan Sunscreen
    Setelah mandi dan yakin tidak ada bleaching yang tersisa, gunakan sunscreen atau sunblock jika Anda harus beraktivitas di luar ruangan. Pilih yang kandungan SPF-nya melebihi 30. Akan tetapi disarankan untuk berdiam diri di rumah atau menghindari kegiatan outdoor di bawah terik matahari selama 1 hari. Pasalnya, kulit yang selesai di bleaching biasanya sangat sensitif.

  6. Jangan Gunakan Sabun Batang
    Jangan menggunakan sabun batangan setelah memakai bleaching. Cari produk pembersih yang sesuai dengan jenis kulit dan kandungannya sangat lembut.

  7. Rutin Merawat Kulit
    Anda disarankan tetap rajin menggunakan perawatan kulit dengan baik secara rutin. Seperti produk pembersih, tonner, moisturizing dan hindari penggunaan makeup berlebih agar kulit Anda tetap terjaga keindahannya.
Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Penting! 7 Informasi Seputar Bleaching Badan"