Perhatikan! Bahaya Smoothing Rambut saat Hamil

bahaya smoothing rambut saat hamil

Bahaya Smoothing Rambut saat Hamil - Smoothing merupakan salah satu perawatan kecantikan rambut yang digemari oleh para wanita termasuk di Indonesia. Smoothing rambut biasanya juga dilakukan secara berkala dalam jangka waktu tertentu. Smoothing juga merupakan perawatan pada rambut yang hampir sama dengan rebonding.

Smoothing dan rebonding adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan antara smoothing dan rebonding adalah sebagai berikut:
  • Rebonding merupakan perawatan yang terpaku hanya pada pelurusan rambut saja sehingga hasilnya lebih permanen dan jatuh lurus kebawah.
  • Smoothing merupakan perawatan yang lebih fokus pada pelembutan dan pelemasan rambut. Sehingga hasilnya tidak permanen dan masih bisa dirubah tatanannya meskipun terlihat lurus.
Sama halnya dengan rebonding, smoothing juga memiliki dampak yang negatif dan juga berbahaya. Mulai dari bahaya kesehatan rambut, hingga kesehatan badan bagi orang yang melakukan smoothing tersebut.



Bahaya Smoothing Rambut Saat Hamil

Dilansir dari suatu sumber, smoothing rambut saat hamil ternyata memiliki dampak negarif. Adapun bahaya melakukan smoothing rambut, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Kerusakan rambut
    Salah satu bahaya yang ditimbulkan dari smoothing adalah membuat kerusakan pada rambut itu sendiri. Kerusakan yang ditimbulkan bisa bermacam-macam, seperti kerontokan yang disebabkan rusaknya akar rambut atau juga menyebabkan rambut bercabang. Hal ini terjadi karena adanya energi listrik yang dialirkan oleh catokkan rambut yang membuat pertumbuhan rambut menjadi tidak seimbang dan kandungan kimia lainnya yang merusak akar rambut.

  2. Pendarahan pada hidung
    Berdasarkan tes yang telah dilakukan menunjukkan bahwa bahan yang digunakan dalam smoothing rambut oleh salon atau rumah kecantikan merupakan obat yang berbahaya. Hal ini karena bahan kimia yang ada di dalam obat tersebut juga mengandung racun. Oleh karena itu, yang sedang hamil tidak disarankan melakukan smoothing karena dapat berdampak pada kesehatan janin meskupun tidak secara langsung bisa terlihat efeknya pada bayi.

  3. Alergi
    Bahaya lainnya yang juga dapat ditimbulkan karena smoothing adalah alergi pada kulit kepala. Alergi yang bisa muncul, contohnya iritasi kulit, ketombe, gatal-gatal, ruam, dan lainnya. Timbulnya alergi ini juga dapat disebabkan oleh obat yang digunakan dengan kandungan bahan kimia yang berbahaya. Apabila kasus ini menimpa, maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

  4. Rambut kusam dan kering
    Rambut yang kering merupakan salah satu efek samping yang paling mungkin muncul setelah melakukan smoothing bahkan rebonding. Hal ini disebabkan juga karena panasnya kandungan kimia yang berasal dari obat yang digunakan saat melakukan smoothing rambut. Keringnya rambut berarti menunjukkan bahwa rambut telah kehilangan kelembaban alaminya sehingga akan terlihat kusam dan juga tidak berkilau.

  5. Rambut menjadi kasar
    Rambut menjadi kasar bisa disebabkan oleh kandungan bahan kimia yang berasal dari obat yang digunakan dalam perawatan smoothing rambut. Rambut yang kasar menunjukan bahwa rambut telah kehilangan bentuk dan tekstur alaminya. Disamping itu, hal ini juga disebabkan karena kurangnya nutrisi baik dari dalam maupun dari luar.

  6. Memicu kanker
    Mungkin banyak orang yang tidak percaya bahwa perawatan kecantikan seperti smoothing rambut dapat memicu timbulnya kanker. Lantas, apakah benar jika smoothing rambut memang dapat memicu penyakit kanker?

    Mari kita simak penjelasan berikut ini:

    Ketika Anda semakin sering melakukan smoothing rambut, maka resiko untuk memicu hadirnya penyakit kanker akan semakin besar. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian ilmiah yang menemukan bahwa kandungan yang terdapat pada obat yang digunakan dalam perawatan smoothing rambut terdapat formalin dengan kadar yang bervariasi sesuai jenis obatnya.

    Zat tersebut merupakan bahan kimia yang bisa memicu kanker sebagaimana dirilis oleh Badan Keselamatan Lingkungan Amerika Serikat.

    Formicaldehyde, formalin, formaldehyde, methylene glycol, methylene oxide, metahanl, oxomethane, oxymethylene dan paraform adalah zat kimia berbahaya yang biasa terkandung dalam obat smoothing rambut.

    Gejala awal yang terjadi pada wanita hamil mungkin hanya berdampak pada diri sendiri, namun lambat laun pasti akan menyebar hingga menjangkit sang bayi karena sudah kita ketahui bahwa bayi itu terhubung dan bergantung pada keadaan ibu yang mengandungnya.

    Jadi apabila wanita hamil mengalami gejala-gejala dari bahaya seperti yang dijelaskan di atas, misalnya pendarahan hidung tentu juga akan berpengaruh juga pada kondisi bayi. Kesehatan bayi akan juga terganggu apabila kesehatan sang ibunya terganggu.

    Oleh sebab itu, jagalah kesehatan terutama saat sedang hamil karena Anda juga harus memikirkan keadaan dan kesehatan bayi yang ada dikandungan.

Penelitian Tentang Smoothing yang Menyebabkan Kanker

Daily Mail juga mengutip bahwa efek samping penggunaan secara langsung bahan kimia tersebut akan menyebabkan gejala lainnya, seperti batuk, mata memerah, dan iritasi. Sehingga jika Anda sudah sering menggunakan obat smoothing rambut, maka dikhawatirkan bahwa bahan kimia tersebut sudah mengendap di dalam tubuh dan sewaktu-waktu dapat menyebabkan hadirnya penyakit kanker.

Penyelidikan dan penilitian akan bahan kimia tersebut masih berlanjut sampai saat ini sebagaimana dilakukan oleh Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat. Sementara itu, peringatan mengenai bahaya kesehatan yang mungkin terjadi akibat pemakaian bahan kimia tersebut sudah dikeluarkan oleh pemerintah Kanada.

Lantas bagaimana dengan Indonesia? Meskipun belum ada tindakan sendiri di Indonesia, tetapi sudah ada beberapa pihak yang mungkin mengalami gejala seperti yang telah disebutkan, yaitu batuk, iritasi, dan mata memerah. Gejala ini muncul akibat sudah terlalu sering menggunakan bahan kimia tersebut, dalam artian sudah terlalu sering melakukan perawatan smoothing rambut.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan yang bisa diambil adalah walaupun di Indonesia memang belum dilakukan penyelidikan dan penelitian lebih lanjut mengenai bahan kimia ini, tetapi kita sebagai orang yang mungkin sudah mengetahui kebenaran atau fakta akan efeknya yang berbahaya, maka sudah seharusnya kita berhati-hati untuk melakukan perawatan kecantikan seperti smoothing rambut.

Demikian juga dengan rebonding karena metode dan bahan yang dipakai hampir sama, yang membedakan hanyalah hasil akhir pada rambut rebonding bersifat lebih lama dan permanen.

Demikian beberapa bahaya smoothing rambut saat hamil, mungkin bisa muncul juga pada wanita yang tidak hamil.

Sejatinya perawatan rambut tidaklah berbahaya asalkan tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya dan dilakukan oleh orang yang sudah ahli. Pastikan produk yang akan kamu gunakan untuk smoothing sudah terbukti aman.

Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Perhatikan! Bahaya Smoothing Rambut saat Hamil"