Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyebab Gagal Mewarnai Rambut dan Solusinya

penyebab mewarnai rambut gagal

Anda pernah kecewa setelah mewarnai rambut karena hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan? Warna rambut tidak keluar, bahkan cenderung kusam. Padahal Anda sudah memilih cat rambut yang cukup mahal dengan harapan warnanya akan terlihat indah.

Jadi, sebenarnya apa penyebab gagal mewarnai rambut?

Untuk membantu menentukan cat rambut yang akan Anda pilih nantinya, inilah penyebab gagal mewarnai rambut dan solusinya.



Penyebab Gagal Mewarnai Rambut

  1. Sering Menggunakan Sampo Penghitam Rambut
    Coba cek kandungan yang ada pada sampo Anda. Sampo yang mengandung urang aring mempunyai tujuan agar warna rambut menjadi hitam legam bersinar. Jika Anda rutin memakai sampo penghitam rambut, ada baiknya berhenti dahulu selama beberapa bulan sebelum proses pewarnaan rambut. Kenapa? Karena rambut harus menjalani proses bleaching agar warna bisa masuk ke dalam rambut. Penghitam rambut akan menghalangi proses ini.

  2. Setelah Smoothing atau Perming
    Proses smoothing atau perming bisa merusak serat-serat rambut. Jika ditambah proses bleaching dan pewarnaan, kondisi rambut akan semakin rusak bahkan bisa patah.

  3. Butuh Perawatan Lebih
    Sebelum mewarnai rambut, Anda mungkin tidak begitu memperhatikan produk rambut yang dipakai. Nah, jika rambut Anda sudah diwarnai, secara otomatis Anda harus siap menggunakan produk khusus untuk rambut yang diwarnai. Biasanya, produk khusus ini harganya lebih mahal dibandingkan produk untuk rambut yang tidak diwarnai. Jadi, pastikan Anda sudah mengetahui hal ini.

  4. Rambut Sedang Bermasalah
    Kedengarannya cukup sederhana, tapi ini sangat penting untuk diperhatikan. Sebelum mewarnai rambut, Anda harus memastikan bahwa keadaan rambut dalam kondisi sehat. Artinya, rambut tidak mengalami kerusakan seperti rambut kering, ujungnya bercabang, rontok, atau patah-patah, yang disebabkan oleh berbagai hal.

    Karena jika rambut Anda dalam keadaan rusak dan tetap dipaksakan untuk diwarnai, yang ada malah membuat rambut semakin rusak dan lemah. Jadi jika ingin mewarnai rambut, Anda bisa mengurangi penggunaan alat styling rambut seperti catok atau hair dryer.

  5. Alergi Bahan Kimia
    Cat rambut mengandung bahan kimia yang mungkin bisa menimbulkan alergi pada kulit kepala sebagian orang. Alergi bisa menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, hingga kemungkinan parahnya menimbulkan bengkak di beberapa area rambut.

    Jadi, untuk mencegahnya, sebelum mengaplikasikan cat rambut, coba tes dulu pada bagian kulit yang lainnya, seperti di bagian siku atau leher dengan jumlah yang sedikit. Coba diamkan selama beberapa menit. Jika kulit tidak menimbulkan reaksi seperti rasa panas atau gatal, berarti cat itu aman untuk kulit Anda.

  6. Terlalu Mendekati Warna Rambut Asli
    Apakah Anda pernah bingung dalam memilih warna cat rambut yang tepat? Untuk yang baru pertama kali mewarnai rambut, sebaiknya pilih warna netral seperti cokelat atau kemerahan. Selain itu, pilih warna yang setingkat lebih terang dari warna yang diinginkan. Hal ini berguna agar terang warna yang diinginkan dapat tercapai.

    Jika ingin mencoba warna rambut yang unik seperti ombre atau warna-warna terang, pertimbangkan juga berapa lama warna tersebut akan tahan di rambut. Selain itu, pertimbangkan juga warna rambut yang diinginkan dengan warna kulit. Jangan sampai warna rambut membuat kulit malah terlihat gelap dan kusam.

  7. Salah Menggunakan Sampo
    Rambut yang baru diwarnai sebaiknya baru dikeramas setelah 2-3 hari. Ini bertujuan agar warna cat pada rambut semakin keluar.

    Untuk rambut yang diwarnai, tentunya harus memakai sampo yang tepat. Pilih sampo yang mampu menjaga warna rambut agar tidak mudah pudar dan juga menjaga kelembapan rambut agar tetap lembut.

    Jangan sampai Anda malah memakai sampo yang justru berguna untuk menghitamkan rambut. Selain itu, penggunaan kondisioner juga dianjurkan untuk rambut yang diwarnai.

  8. Hanya Mengandalkan Sampo dan Kondisioner
    Perawatan untuk rambut yang diwarnai tidak hanya terbatas pada penggunaan sampo dan kondisioner saja. Rambut harus selalu diberikan vitamin setiap harinya. Selain itu, jangan lupa untuk masker rambut minimal 2 minggu sekali, juga creambath rambut agar rambut tidak kering atau warnanya kusam.

    Perawatan rambut yang diwarnai harus diberikan jeda waktu agar manfaatnya dapat dirasakan dengan baik. Tentunya pilih perawatan yang cocok dan sesuai dengan rambut yang diwarnai.

Solusi Gagal Mewarnai Rambut

Jika Anda selalu berhasil mendapatkan warna rambut yang sama persis dengan ekspektasi, selamat ya. Namun, ada sebagian orang yang merasa kecewa dengan hasil pewarnaan rambut karena tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Mungkin awalnya baik-baik saja, tapi setelah satu minggu kemudian warna cat perlahan memudar.

Seorang ahli warna rambut Hershesons, Mitra Mir memiliki saran yang profesional untuk menangani rambut yang gagal diwarnai. Berikut solusinnya.
  1. Saat warna blonde jadi menguning
    Bagi para wanita yang hobi mengecat rambut dengan warna blonde, rambut Anda memiliki tendensi untuk menguning seperti Barbie, terutama jika menggunakan produk yang salah.

    Penyelesaian cepat:
    Warna keunguan adalah warna yang bisa Anda pilih untuk melawan “kerasnya” warna kuning, sehingga bisa menetralisir warna warm secepat mungkin.

    Solusi jangka panjang:
    Ketika Anda datang ke salon lagi atau memanggil salon panggilan ke rumah, minta kepada hair stylist untuk mewarnai rambut dengan rona cold-toned.

    "Katakan dengan jelas apa yang Anda inginkan. Apakah Anda ingin rona hangat atau warna kekuningan. Anda juga bisa meminta warna ashy atau warna-warna cold. Hindari warna caramel dan honey karena ia akan membuat warna rambut Anda menjadi lebih kuning,” ujar Mitra.

    Setiap seminggu sekali gunakan toning mask untuk mengunci warna rambut agar tidak cepat berubah kekuningan lagi.

  2. Warna rambut jadi lebih oranye
    Warna oranye adalah warna yang paling sulit diatasi, namun bukan tidak mungkin untuk diubah.

    Penyelesaian cepat:
    Tenang, ada banyak perawatan toning yang menawarkan hasil warna akhir yang variatif, dan warna-warna seperti biru tua dan ungu adalah pilihan tepat untuk meneduhkan warna oranye.

    Solusi jangka panjang:
    Proses untuk merubah warna oranye pada rambut menjadi warna yang Anda inginkan yaitu rambut Anda akan dirubah menjadi warna pirang dengan melakukan bleaching, kemudian merubah ke warna yang Anda inginkan.

    Misalnya, jika Anda memiliki warna rambut awal gelap dan Anda menginginkan warna rambut pirang keabuan, maka rambut Anda akan di bleach ke warna terang terlebih dahulu, kemudian ke warna lebih gelap, dan setelah itu dilanjutkan dengan menambah warna abu.

  3. Warna blonde jadi keabuan (ashy)
    Anda menginginkan rambut pirang namun berakhir jadi ashy, seperti abu kehijauan.

    Penyelesaian cepat:
    Jika toner membuat rambut jadi terlalu ashy, gunakan clarifying sampo untuk membantu mengupas warna lebih cepat. Jika tidak berhasil, gunakan cat rambut kemasan dengan golongan warna hangat. Tambah kondisioner, biarkan selama 5-10 menit lalu bilas. Setelahnya rambut akan berubah jadi lebih hangat dan warna abu pun jadi lebih netral.

    Solusi jangka panjang:
    Mintalah hair styles untuk mengganti warna rambut dengan rona emas, copper, atau peach. Ini adalah golongan warna hangat. Tetapi jika tidak yakin, hair stylist yang baik biasanya akan menyarankan warna mana yang cocok untuk rambut Anda.

  4. Warna akar rambut beda dengan sisa rambut
    Cat rambut tidak selalu dimulai dari akar rambut, alhasil setelah rambut baru yang tumbuh berbeda dengan sisa rambut.

    Penyelesaian cepat:
    Sebagai perbaikan yang kilat, coba cat hanya pada bagian akar saja. Gunakan root concealer untuk membantu memburamkan serta menyamarkan perbedaan warna. Jika masih gagal juga, pilihan terbaik adalah yang paling sederhana: dry shampoo berwarna dan semprotkan di akar rambut.

    Solusi jangka panjang:
    Seorang hair stylist yang handal harus bisa mencocokkan akar rambut dengan bagian rambut lainnya. Mereka harus menghabiskan waktu membagi rambut dan menerapkan pewarna ke akar terlebih dahulu, kemudian mencampur dengan sisa rambut lainnya.

  5. Highlight mulai kelihatan aneh dan stripy
    Warna highlight yang sejatinya akan memberi dimensi pada rambut sekarang terlihat berantakan dan membuat rambut seperti bergaris-garis.

    Penyelesaian cepat:
    Trik super cepat adalah menggunakan dry shampoo berwarna. Semprotkan dry shampoo berwarna di atas garis highlight untuk membantu mem-blend perbedaan warna.

    Solusi jangka panjang:
    Jika Anda kurang suka dengan tampilan bergaris, mengapa tidak mencoba teknik balayage daripada highlight? Ini terlihat lebih alami.

    Hair stylist akan menutup area yang bergaris-garis menggunakan warna yang sama dengan akar rambut, baru setelahnya ia bisa mengeksekusi teknik balayage.

  6. Hasil cat rambut ternyata tidak rata
    Tadinya ingin satu warna yang sama tapi setelah dicuci ternyata ada beberapa titik yang warnanya terlihat beda, tidak kentara seperti yang lainnya.

    Penyelesaian cepat:
    Cara paling pintar untuk menyembunyikan rambut tidak rata adalah dengan menatanya agar tidak ketara. Kepang rambut dengan gaya French atau Dutch braids untuk menyamarkan kekacauan yang Anda buat.

    Solusi jangka panjang:
    Ketika Anda datang ke hair stylist dengan warna rambut yang “belang”, satu langkah penanganan tidak akan cukup. Berikan stylist sebuah referensi Agar mereka bisa membantu memperbaiki dan mendapatkan warna yang Anda inginkan. Jangan sampai Anda memperburuk keadaan dengan menimpa rambut Anda dengan cat rambut lagi.

Itulah penyebab gagal mewarnai rambut serta solusi dari beberapa permasalahan yang timbul akibat gagal mewarnai rambut.

Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Penyebab Gagal Mewarnai Rambut dan Solusinya"